Jumat, 18 Desember 2015 19:12:00

Meranti Layak Miliki Museum Sagu

presiden RI Jokowi meninjau sagu di Sungai Tohor Meranti.
SELATPANJANG, RIAUONE.COM - Kepulauan Meranti sebagai wilayah penghasil sagu terbesar di Indonesia dinilai layak memiliki museum sagu sendiri yang akan berfungsi mengumpulkan, menyajikan dan melestarikan potensi lokal tersebut.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, M Arif MN, melalui Kepala Seksi Sejarah, Kepurbakalaan dan Permuseuman, Abdullah, menjelaskan keberadaan museum sagu sangat penting. Karena dapat juga menjadi sarana mengenalkan sagu ke seantero dunia, memberikan pendidikan kepada masyarakat, dan menjadi tujuan referensi penelitian tentang sagu.
 
"Meranti layak punya museum sagu ini. Namun tetap harus memenuhi syarat dan ketentuan sebuah museum," ujar Abdullah, Kamis (17/12/2015).
 
Dia mengatakan, pemerintah pusat siap membantu penganggaran untuk pembangunan museum lokal tersebut. Menurutnya Pemda harus tetap bersinergi dan menjalin komunikasi secara efektif dengan pemerintah pusat maupun provinsi, serta komitmen dari Pemkab Meranti itu sendiri.
 
"Jika stakeholder di daerah tak bersatu hati dengan pelestarian dan pengembangan kebudayaan, apapun program akan melalui lika liku luar biasa beratnya. Intinya komitmen bersama. Ini penting sebagai ikon kabupaten sebagai cluster sagu di Indonesia," ucapnya.
 
Oleh karena itu nantinya dia berharap semua pihak harus menjadikan rencana tersebut sebagai kebijakan bersama, untuk mengajukan usulan. Diantara hal-hal yang harus disiapkan, kata Abdullah, tanah, bangunan, visi misi, sumber daya manusia (kurator, dll), koleksi, story life.
 
"Risetnya juga harus jelas, dan terpenting adalah anggaran guna keberlanjutan operasional museum jika sudah berdiri," sebut dia.
Untuk itu tahapan demi tahapan akan terus dilakukan, termasuk usulan proposal kepada pemerintah pusat. Dia berharap tahun anggaran 2017 sudah bisa dilaksanakan pembangunannya.
 
"Semoga mimpi kita ini dapat terwujud. Saya akan tetap bangun komunikasi dengan semua pihak termasuk pemegang kebijakan di daerah," tutur Kasi Sejarah, Kerpurbakalaan dan Museum Kepulauan Meranti itu.(uzi)
Share
Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    New Normal, Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kembali Dibuka

    KEPRI, TANJUNGPINANG, -  Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) resmi dibuka kembali mulai Selasa 23 Juni 2020. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan bagi p

  • 11 bulan lalu

    Banyak Kebun Sagu, Provinsi Kepri potensial kembangkan industri sagu

    KEPRI, Tanjungpinang- Provinsi Kepulauan Riau berpotensi mengembangkan industri tepung sagu, karena perkebunan sagu sudah banyak digarap masyarakat di pulau-pulau.

    Ketua K

  • 12 bulan lalu

    Bupati Irwan Usul Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional


    RIAUONE, Meranti - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengikuti pertemuan bersama pihak Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Pangan Nasional, dalam kegiat

  • 3 tahun lalu

    Peduli Sagu, Bupati Meranti Menjadi Inisiator Terbentuknya Fokus -Kapassindo

    RIAUONEcom, Jakarta - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. Irwan Nasir, M,Si menjadi inisiator terbentuk nya Fokus- Kapassindo( Forum Komunikasi Kabupaten Penghasil Sagu
  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.