• Home
  • Riau Raya
  • Merasa Dirugikan, Hmi Pekanbaru Kutuk Oknum yang Memelintir Diskusi #2019GantiPresiden
Sabtu, 18 Agustus 2018 21:43:00

Merasa Dirugikan, Hmi Pekanbaru Kutuk Oknum yang Memelintir Diskusi #2019GantiPresiden

Loading...
PEKANBARU - Kader Hmi Cabang Pekanbaru dikagetkan dengan sebuah video penolakan deklarasi #2019gantipresiden beredar yang melibatkan kader Hmi cabang Pekanbaru pada Jum'at sore, 17 Agustus 2018.
 
Video tersebut diambil usai kegiatan diskusi bersama Cipayung dengan tema '#2019gantipresiden Apakah Gerakan Makar ?' 
 
Dalam video tersebut terlihat dua orang kader Hmi berinisial masing-masing OJ dan YP turut menyuarakan penolakan deklarasi #2019gantipresiden tanpa sepengetahuan dan izin Ketua Umum Hmi Cabang Pekanbaru bersama perwakilan Cipayung diantaranya GMNI dan PMII.
 
Kegiatan tersebut bertolak belakang dengan informasi yang diterima oleh pengurus dari salah seorang kader. 
 
"Memang benar kami Hmi Cabang Pekanbaru mengutus kader untuk menghadiri acara tersebut, memenuhi undangan dari pihak penyelenggara diskusi bersama organisasi Cipayung lainnya. Namun, kami tidak diberitahu jika diakhir acara akan ada dokumentasi video peserta diskusi untuk menolak gerakan #2019gantipresiden yang diduga sebagai gerakan makar. Itu tidak sesuai dengan informasi awal" terang Wendy disela Jumpa Pers Sabtu (18/8) di Sekretariat Hmi Jalan Paus, no.76A Pekanbaru. 
 
"Kami menduga ada oknum yang memelintir kegiatan diskusi tersebut sehingga berujung pada penolakan deklarasi #2019gantipresiden dan menimbulkan image negative" imbuh Wendy. 
 
Wendy mengatakan bahwasannya kegiatan tersebut melanggar konstitusi Hmi, dimana kader Hmi dimanapun wajib menjaga independennsinya baik etis maupun organisatoris. 
 
"Dengan menyayangkan kegiatan tersebut, bukan berarti Hmi cabang Pekanbaru memihak kepada salah satu rezim/golongan. Disini sudah keharusan kami untuk bersikap independen" tegasnya. 
 
Wendy mengecam dan mengutuk siapapun oknum yang memelintir kegiatan tersebut sehingga menimbulkan kesan berpolitik praktis. 
 
"Kita ber-Hmi bukan untuk mencari uang, mencari hidup atau apapun itu. Jadikan disetiap proses dalam ber-Hmi sebagai pembelajaran dan mengasah kemampuan berorganisasi. Kita akan usut dan dalami masalah ini, untuk mencaritahu siapa dalangnya" tutup Wendy.
 
Abdullah Mantan Ketum HMI Cabang Pekanbaru, "mengatakan  HMI harus selalu pada posisinya yang independen, tidak terpengaruh dengan kasak kusuk politik hari ini.
 
Juga tidak ektrim kiri maupun kanan. HmI bukan mesin elektoral tapi ia adalah adat kepatutan dan moral,  biarkan dinamika politik berbelok kemana arah angin bertiup tapi HmI tetap sebagai rumah yang nyaman para pemikir yang solutif bagi umat dan bangsa." ujar Abdullah dalam akun Fb nya (rlis)
Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.