• Home
  • Riau Raya
  • Napisman Kabid PMD: 97 Persen Dana Desa Tahap I telah di Salurkan, Kades diminta lebih berinovasi
Kamis, 24 Mei 2018 06:40:00

Napisman Kabid PMD: 97 Persen Dana Desa Tahap I telah di Salurkan, Kades diminta lebih berinovasi

Kabid PMD Dinsos dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kuansing Napisman,S.Sos MSi
Loading...
KUANSING,- Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa H Muharlius, SE MM melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Napisman, S.Sos MSi ketika ditemui wartawan riauone.com Rabu (23/5/2018) di ruang kerjanya menuturkan  penyaluran  Dana Desa (DD)Tahap I  mencapai 97 persen atau sebesar Rp 29.733.522.000, milyard telah disalurkan  ke masing masing Desa.  
 
Jika jumlah Desa se Kuansing sebanyak 218 Desa, tinggal 6 Desa lagi yang belum cair,   berarti sudah ada  212 Desa yang telah menerima Dana Desa Tahap I ini," sebut Napisman.
Foto : Lahan persawahan masyarakat Desa Tanjung Kecamatan Benai dengan pola penanaman dua kali setahun.
 
Enam Desa tersebut  adalah Desa Sako Kecamatan Pangean, Desa Padang Tanggung Kecamatan Pangean, Desa Pulau Padang Kecamatan Singingi, Desa Pangkalan Indarung Kecamatan Singingi,  Desa Simpang Raya Kecamtan Singingi Hilir, dan Desa Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik. Keenam Desa tersebut belum di salurkan Dana Desa (DD) Tahap I ini disebabkan oleh Administrasi nya dan SPJ belum siap, " urai Napisman.
 
Pria yang pernah menjabat Camat di Kabupaten Kepulauan Riau ini merinci, Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN sebesar rata rata Rp 700 sampai 800 juta per Desa, di tambah dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Pemkab Kuansing rata rata Rp 300 juta - Rp 400 juta per Desa, maka Total penerimaan Desa rata rata Sebesar Rp. 1.3 Milyar  lebih.
 
Pemda Kuansing tahap I tahun 2018 ini baru menyalurkan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar  40 persen atau sebesar Rp 38.172.565.687.- untuk 218 Desa," sambung Napisman.
 
Sisa anggaran tahap I Dana Desa yang bersumber dari APBN sebesar 3 persen atau Rp 883.869.000, juta, untuk itu Napisman menghimbau bagi Desa yang sudah menerima Tahap I supaya dapat menggesa penyerapan anggaran tersebut.
 
" Ya bagi Desa yang telah menerima alokasi Dana  tahap I ini,  agar supaya menggesah pelaksanaan Kegiatan di Desa, mengingat dalam waktu dekat penyaluran dana tahap II akan segera kita proses, " harap Napisman.
 
Kepala Desa dapat merealisasikan program pembangunan di Desa sesuai dengan rencana, yang telah di susun dalam APBD- Des, tahun 2018 ini," katanya.
 
Napisman tidak menampik bahwa Kegiatan Pembangunan yang di susun di Desa selama ini, masih di dominasi oleh kegiatan Fisik, seperti pembuatan jalan beton, saluran irigasi,  jalan lingkungan, dan jalan produksi, kedepan harapan Napisman,  Kepala Desa serta perangkat harus lebih bisa berinovasi membuat kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, untuk mendukung peningkatan penghasilan masyarakat," katanya.
 
"Sejak tahun 2014 Dana Desa di salurkan, hampir 4 tahun sudah dana Desa banyak di arahkan ke kegiatan fisik, kedepan saya berharap Kepala Desa dapat berinovasi ke bidang pemberdayaan Ekonomi masyarakat Desa, seperti mendirikan Unit Kegiatan Masyarakat  Desa, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), " ucap Napisman.
 
Pada sektor pertanian Napis, panggilan akrab nya mengapresiasi salah satu Desa di Kecamatan Benai, yang telah bisa melakukan penanaman padi dua kali setahun,  yaitu Desa Tanjung,  Hampir 20 Ha lahan persawahan di Desa itu di cetak, dibuat jaringan pengairan melalui sumur artesis, untuk mengairi lahan persawahan, sehingga masyarakat Desa Tanjung sudah dapat melakukan penanaman padi dua kali setahun," ungkap Napis.
 
Inovasi seperti ini bisa menjadi contoh bagi Desa lainnya untuk mendukung dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa," pungkas Napisman. (Advertorial/ijk)
 
 
Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.