• Home
  • Riau Raya
  • PGN Siap Salurkan Gas Kepada warga di Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru
Senin, 08 Desember 2014 12:36:00

PGN Siap Salurkan Gas Kepada warga di Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru

gas natuna. (ist)
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk menyatakan siap untuk menyalurkan gas kota pada warga di Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru sebagai proyek percontohan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah direncanakan sejak lama.
 
"Apabila pengelolaan gas tersebut diserahkan ke PGN, maka kita siap untuk mengelola jaringan gas (jargas) di Pekanbaru. Karena kita sudah memiliki pengalaman di daerah lain," papar Kepala PGN Area Pekanbaru, Wendi Purwanto di Pekanbaru, Riau, kemarin.
 
Dia mengucapkan, PGN telah memiliki pengalaman dalam menyalurkan gas rumah tangga baik dilakukan sendiri oleh perusahaan pelat merah tersebut dalam membangun jargas maupun dibangun oleh ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas).
 
PGN sendiri telah mengelola gas bumi untuk rumah tangga pada sebagian wilayah Bogor dan sebagian Depok, dimana kedua daerah itu terdapat di Provinsi Jawa Barat. Kedua daerah tersebut sudah memakai jargas selama berpuluh tahun lamanya yang dibangun dari program pemerintah.
 
Saat ini PGN telah menyalurkan gas alam berkisar antara 21-22 standar metrik kaki kubik per hari (mmscfd) untuk industri di Riau yakni PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Kabupaten Siak, kemudian Pertamina Lirik di Kabupaten Indragiri Hulu dan Pertamina Ukui di Kabupaten Pelalawan.
 
"Kalau jargas di Pekanbaru untuk 4.000 rumah tangga tersebut, kecil sekali kebutuhannya yang munngkin sekitar nol koma saja. Tapi yang jelas, kita siap sebagai perusahaan siap menyalurkan kepada masyarakat jika ditunjuk pemerintah," ucapnya, menegaskan.
 
Fajra Alfasino, Field Engineer EMP Bentu Limited sebelumnya menyatakan hasil rapat terakhir mengenai gas kota di Pekanbaru akan dipasang di Kecamatan Lima Puluh karena merupakan daerah yang berlokasi terdekat dengan sumber gas alam itu sendiri.
 
"Pemkot Pekanbaru belum menyediakan tempat untuk titik serah gas alam yang belum diputuskan. Apakah nanti dibentuk suatu badan usaha atau lain, namun fungsinya meyalurkan gas kepada rumah tangga karena EMP Bentu tidak boleh langsung pada masyarakat," katanya.
 
Perusahaan tersebut telah memasok kebutuhan sebesar 30 MMSCFD per hari atau setara dengan kebutuhan listrik PT Pembangkit Listrik Negara Wilayah Riau dan Kepulauan Riau sebesar 140 Mega Watt atau sekitar 30,4 persen dari total kebutuhan listrik di Riau sekitar 500 Mega Watt.
 
Hingga kini, EMP mengeksplorasi dan memproduksi migas di wilayah kerja seluas 28.000 kilometer persegi dan terus mengembangkan diri menjadi pemasok gas bagi sejumlah industri besar di wilayah Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, dan Jawa Timur. (ant/roc)
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    DPR RI : Dalam RKA ada Insesntif Direksi Rp32 M untuk 8 Direksi

    Humas BPJS Bantah Direksi Terima Insentif Rp 342 Juta/Bulan

    NASIONAL, - Komisi IX DPR mempertanyakan perihal dana operasional BPJS Kesehatan yang dipergunakan tidak efisie

  • 4 hari lalu

    Lutfi Disiksa untuk Akui Lempar Batu, Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

    "Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jam lah. Saya disuruh ngaku kalau lempar batu ke petugas, padahal saya tidak melempar," ujar Lutfi di hadapan hakim

    NASIO

  • 4 hari lalu

    Iuran BPJS Naik, Dewan Soroti Insentif Rp4, M lebih untuk Direksi BPJS Kesehatan

    NASIONAL, - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti besaran insentif yang dikantongi direksi BPJS Kesehatan di tengah kenaikan iuran peserta yang mulai diberlakukan pada awal ta

  • 4 hari lalu

    Kasus Suap Kakanwil Kemenag, Fakta Persidangan: Mantan Menag Terima Rp70 Juta

    NASIONAL, - Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Rianto Adam Pontoh menyebut mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerima uang Rp70 juta dari mantan Kepala K

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.