• Home
  • Riau Raya
  • PT Tanjung Putus Indah Diduga Gelapkan Dana BPJS Karyawannya
Sabtu, 16 Februari 2019 22:20:00

PT Tanjung Putus Indah Diduga Gelapkan Dana BPJS Karyawannya

Loading...

Pelalawan, riauone.com - PT Tanjung Putus Indah, salah satu Sub Kontraktor yang menyediakan tenaga kerja dibidang pembibitan akasia di Departemen Riau Fiber  PT RAPP diduga menggelapkan dana BPJS karyawannya.

Hal tersebut diketahui dari karyawan yang mengaku sampai saat ini belum diberikan hak nya sebagai anggota BPJS.  Salah satunya adalah belum diberikannya kartu peserta BPJS meski karyawan tersebut telah bekerja selama satu tahun.

"Tiap bulan gaji kami dipotong untuk BPJS tapi sampai saat ini kartu BPJS tidak pernah diberikan. Begitu pun kalau sakit dan berobat kami menggunakan dana sendiri", ungkap salah seorang karyawan PT TPI yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Bukan itu saja, PT TPI juga diduga membungakan pinjamannya karyawannya. Itu diketahui dari slip gaji yang ia terima. "Kami pinjam uang Rp. 1.000.000 tapi di slip gaji dipotong sebesar Rp 1.120.000", ujarnya.

Atas perlakuan PT TPI yang dirasa sudah melakukan tindakan yang diduga menyalahi aturan ketenagakerjaan, karyawan tersebut meminta kepada pihak-pihak terkait untuk menindak perusahaan tersebut. 

"Ini sudah sewenang-wenang, harus ada tindakan tegas terhadap PT TPI, terutama yang menyangkut dugaan penggelapan dana BPJS," ujarnya.

Sementara ketika dikonfirmasi kepada pihak PT TPI, Sabtu (16/02/2019) salah seorang perwakilan perusahaan, Eva membantah hal tersebut. Bahkan ia mengancam akan menuntut karyawan yang telah menceritakan masalah ini.

"Itu tidak benar, kami selalu membayarkan iuran BPJS Tenaga Kerja. Siapa nama karyawan tersebut biar kami tuntut dia", jawabnya dengan nada emosi.

Namun ketika ditanyakan hak karyawan mengenai BPJS Kesehatan, pihak perusahaan mengakui kalau sampai saat ini belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS.

"Kalau itu kami akui karena ada kendala dalam mendaftarkan BPJS Kesehatan. Namun kami sudah berupaya untuk itu dan mudah-mudahan bulan Maret ini sudah bisa kita aktifkan", akunya. (tons)


Share
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.