• Home
  • Riau Raya
  • Pemkab Kepulauan Meranti Putuskan Kontrak Kerja Kontraktor Proyek JSR Terbengkalai
Senin, 27 Oktober 2014 08:09:00

Pemkab Kepulauan Meranti Putuskan Kontrak Kerja Kontraktor Proyek JSR Terbengkalai

bupati tinjau JSR
riauonecom, Meranti, roc, - Pemkab Kepulauan Meranti, Riau, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) akan segera memutus kontrak dan menyelesaikan biaya kerja kontraktor proyek Jembatan Selat Rengit (JSR) yang terbengkalai. Jika pihak kontraktor berkeberatan, maka dipersilahkan untuk menggugat Pemkab Kepulauan Meranti ke Pengadilan.
 
Demikian ditegaskan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, kepada sejumlah awak media, saat meninjau proyek JSR di Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Turut hadir, Kepala Bappeda, Drs M Azza Faroni, Kepala Dinas PU, Ir H Ardhahni MT, Kepala Dishubkominfo, Hariadi SST MT, Kepala DPPKAD, Bambang Suprianto SE MM, Kabag Humas, Ery Suhairi dan Camat Pulau Merbau, Armansyah.
 
"Setelah dilakukan pemutusan kontrak kerjanya, kita lakukan audit, nanti kita minta BPKP melakukan audit proyek ini, berapa sisanya nanti akan kita bayar dan kalau kontraktornya keberatan, kita nanti persilahkan kontraktor untuk menggugat kita ke pengadilan," ujar Bupati.
 
Setelah melihat progres kerja rekanan di lapangan, kata Irwan, secara tegas dirinya menyatakan bahwa rekanan kontraktor tidak mampu memenuhi kewajiban mereka sesuai dengan kontrak kerja yang sudah diperjanjikan.
 
"Terjadi keterlambatan kerja dan melihat kondisi seperti ini dan tadi kita sudah konfirmasi bahwa memang sudah dua bulan proyek ini berhenti, saya minta kepada Kepala Dinas PU dalam waktu dekat untuk segera menyelesaikan dan memutuskan kontrak kerja dengan pihak ketiga itu," tegasnya.
 
Selain uang muka 15 persen, kata Irwan, Pemkab Kepulauan Meranti memang belum membayar biaya lanjutan atas pengerjaan proyek tersebut. "Karena memang kita mempersyaratkan beberapa hal yang ternyata mereka tidak bisa penuhi, maka kita tidak bayar," kata Bupati.
 
Menyangkut material proyek dan komponen jembatan yang sudah 80 persen selesai di cetak di pabrik, Irwan mengakui pihak pabrik juga sudah datang untuk meminta pembayaran kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, namun itu tidak bisa dibayarkan, karena Pemkab tidak berurusan dengan pihak pabrik.
 
"Kita hanya berurusan dengan kontraktor, bukan dengan pihak pabrik. Kalau kontraktor bisa memasang itu dalam waktu dekat ini, kita akan bayar. Tapi kalau dia tidak bisa pasang dalam waktu dekat ini, maka itu urusan kontraktor dengan pabrik, tidak menjadi urusan kita," terangnya. (moc/roc)
Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Ini Syarat penerima subsidi gaji dibawah Rp5 juta, Berikut Syarat-nya

    NASIONAL, - Pemerintah mengumumkan akan memberikan bantuan subsidi gaji kepada pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Namun, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegas

  • satu bulan lalu

    Pertamina Gas Anggarkan Rp135 Miliar untuk Proyek Pipa Gas BOB PT BSP Pertamina Hulu

    NASIONAL, RIAU, - Pertagas baru-baru ini menganggarkan investasi US$ 9,7 juta atau Rp135 miliar untuk pembangunan proyek pipa gas di BOB Siak Pusako, di Kabupaten Siak, Riau.&nb

  • 2 bulan lalu

    Sambut HUT Bhayangkara Ke 74 Polsek Ujungbatu Goro Di Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Tebih

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Kapolsek Ujungbatu Polres Rokan Hulu AKP. Amru Hutauruk SH pimpin langsung kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayang

  • 2 bulan lalu

    HUT Bhayangkara Ke 74, Polsek Ujungbatu Gotong Royong Pembangunan Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Tebih

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke 74, Kapolsek Ujungbatu AKP. Amru Hutauruk SH Berencana pada hari Jumat 12 Juni 2020 k

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.