Jumat, 09 Mei 2014 15:20:00

Polres Inhu Sudah Periksa Pemilik PT.Tasma Puja

riauone.com, Rengat, ROC - Polres Inhu sudah memanggil manajer  PT .Tasma Puja terkait dengan adanya informasi yang beredar peran perusahaan dalam pembukaan lahan oleh koperasi di Kecamatan Batang Cenaku. Dari pemeriksaan tesebut pihak perusahaan membantah adanya peran dalam membuka lahan yang masuk kawasan Hutan Produksi Terbatas tersebut.
 
                “Kami sudah periksa pihak perusahaan PT.Tasma Puja, dari pemeriksaan tidak ditemukan adanya peran perusahaan dalam pembukaan lahan oleh KUD di maksud,”ujar Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetio Indaryanto SIK MSI menjawab sejumlah wartawan Jumat (8/5) di Rengat.
 
                Dikatakan, memang ada satu perusahaan di daerah itu meminjam uang kepada PT.TP. Karena merasa ada kepercayaan, lalu PT.TP memberikan pinjaman kepada pihak KUD Mota Makmur. Ternyata uang hasil pinjaman itu digunakan untuk pembukaan lahan oleh pihak KUD. Menurut pihak perusahaan hal itu bukan merupakan tanggung jawab PT.TP.
 
Polres Inhu  memeriksa Direktur PT Tasma Puja sebagai saksi terkait kasus yang saat ini menjerat Ketua KUD Motah Makmur Syamsuar serta Kepala Desa (Kades) Kepayang Sari Kapri Nata dan Kades Anak Talang Firdaus.
 
Karena tidak ada bukti atas keterlibatan pihak perusahaan, maka sudah ada kejelasan terkait dengan isu tersebut. Apalagi sebelumnya sempat beredar informasi pihak PT.TP menjadi penyandang dana. Tapi berdasarkan pengakuan pihka perusahaan itu hanya pinjaman semata kepada pihak KUD.
 
Sedangkan dua Kades yang sempat ditahan, mendapatkan penangguhan penahanan setelah ada jaminan dari pihak keluarga. Selain itu dua Kades ini juga dibutuhkan masyarakat setempat saat persiapan Pilpres yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Ini hanya penangguhan penahanan, setelah pihak keluarga menjamin yang bersangkuatn tidak akan melarikan diri,”ujarnya.
 
Sebelumnya   penahanan yang dilakukan terhadap Kades Kepayang Sari Kapri Nata dan Kades Anak Talang Firdaus dilakukan karena keduanya menyerahkan lahan yang masuk kawasan HPT kepada KUD Motah Makmur untuk dibangun kebun kelapa sawit. Sedangkan untuk Kades Cenaku Kecil, sampai saat ini areal yang diserahkan belum digarap oleh KUD Motah Makmur.
 
 Seperti diketahui, KUD Motah Makmur yang merupakan mitra PT Tasma Puja diduga telah melakukan perambahan kawasan HPT di Kecamatan Batang Cenaku untuk pembangunan kebun kelapa sawit. Padahal sampai saat ini KUD Motah Makmur belum mengantongi izin pelepasan kawasan hutan dari Menteri Kehutanan.(ari)
 
Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Sambut HUT Bhayangkara Ke 74 Polsek Ujungbatu Goro Di Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Tebih

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Kapolsek Ujungbatu Polres Rokan Hulu AKP. Amru Hutauruk SH pimpin langsung kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayang

  • 3 minggu lalu

    HUT Bhayangkara Ke 74, Polsek Ujungbatu Gotong Royong Pembangunan Masjid Al Muhajirin Desa Pematang Tebih

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke 74, Kapolsek Ujungbatu AKP. Amru Hutauruk SH Berencana pada hari Jumat 12 Juni 2020 k

  • 4 minggu lalu

    Sungguh Tega..!! Anak Kandungnya Jadi Pelampiasan Nafsu Bejad Oleh Seorang Pria Warga Desa Kembang Damai

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Suguh keterlaluan tingkah laku orang tua yang tega, dan sampai hati anak kandungnya sendiri menjadi pelampia

  • 4 minggu lalu

    Sambut HUT Bayangkhara Ke 74 Polsek Ujungbatu Melakukan Kegiatan Bhakti Sosial Goro Dan Menimbun Jalan Berlobang

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Bhakti sosial Polsek Ujungbatu dalam rangka menyambut pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bayangkhara Ke 74 y

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2020 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.