• Home
  • Riau Raya
  • SPKS Selenggarakan Penyuluhan Pertainan, Untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Sawit Mandiri
Senin, 22 Mei 2017 19:27:00

SPKS Selenggarakan Penyuluhan Pertainan, Untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Sawit Mandiri

SURYA PATRIANTO
Loading...
ROKANHULU, RIAUONE.COM - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Menyelenggarakan Penyuluhan Pertanian Tentang Budidaya Kelapa sawit berkelanjutan yang direncanakan akan berlangsung selama 3 hari dimulai pada hari Senin (22/5/17) di hotel Sapadia Pasirpangaraian.
 
Peserta Penyuluh Pertanian Perkebunan diikuti 25 dari Kabupaten Rohul dan 15 Kabupaten Siak, diharapkan peserta juga bisa memberikan penyuluhan terbaik ke petani swadaya.
 
"Dalam penyuluhan pelatihan tersebut akan diprioritaskan kepada petani sawit Swadaya atau Petani mandiri tentang Penggunaan bibit, cara perawatan, penggunaan, serta memanfaatkan lahan yang sedikit, dan lainnya untuk meningkatkan produktivitas dari Lahan perani mandiri" Papar Ir.Sri Margono MM. Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun).
 
Sri Hardono, juga mengaku produktivitas TBS sawit petani swadaya masih rendah, sehingga petani tidak mampu bersaing dengan perusahaan swasta nasional.
 
Pelatihan yang diprakarsai oleh SPKS, Kepala Disnakbun Rohul berharap produktivitas TBS sawit petani swadaya meningkat, karena saat ini produksi masih berkisar 2 ton sampai 3 ton per hektar per bulan, Kondisi ini tidak bisa dibiarkan, dari itu diperlukan peran penyuluh, tandas Sri Hardono.
 
Sementara itu Ketua SPKS Mansuetus Darto, mangatakan "Tidak hanya perusahaan saja, petani swadaya juga perlu mengetahui cara budidaya perkebunan terbaik, sehingga produktivitas meningkat," 
 
Mansuetus berharap petani swadaya tahu tentang kelapa sawit berkelanjutan, termasuk soal resolusi uni Eropa tentang RSPO dan ISPO, seperti larangan kebun di kawasan hutan, lahan gambut, eksploitasi manusia atau konflik.
 
Apabila Minyak sawit kita diboikot, sekitar 23 juta ton TBS sawit Indonesia tentu tak bisa diekspor keluar negeri. Sedangkan pasar dalam negeri hanya mampu menampung sekira 9 juta ton TBS.terangnya lagi
 
"Kalau diboikot mau dijual kemana? Seperti krisis tahun 2008 ada harga (TBS) turun jadi Rp80 sampai Rp200. Ini perlu kita cegah, bagaimana petani kita mampu, tidak hanya perusahaan saja," tandas Mansuetus.
 
Ketua SPKS Rohul, Muhammad Nasir Sihotang, mengatakan sejak 1978 lalu Presiden Soeharto memasyarakatkan sawit.
 
"Namun sampai sekarang Penyuluh Pertanian Perkebunan sawit belum ada. Petani di Indonesia seperti ayam tidak punya induk, seperti tidak ada yang memberikan penyuluhan," jelas Nasir juga Ketua Dewan Pengawas SPKS Nasional.
 
SPKS juga ikut merumuskan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Persawitan di salah satu hotel di Pekanbaru, 3-4 Mei 2017 lalu.
 
Melalui pelatihan dengan pemateri dari Universitas Riau, Hutabarat, Instiper Yogyakarta Hartono, dari IPB Imam Syafii, dan dari Asian Agri Guru Singa, petani swadaya ada tempat bertanya dan mendapat praktek budidaya perkebunan yang terbaik.
 
"Adanya penyuluh, petani bisa dilatih bagaimana berkebun sawit yang ramah lingkungan, lestari, dan berkelanjutan, Sehingga produktivitas TBS sawit petani meningkat." harap M. Nasir Sihotang.(Sur)
 
Share
Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Final, Prabowo menang di Riau dengan suara 61,26 persen, Jokowi 38,49 persen

    RIAU, POLITIK, -  Pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Uno menang di seluruh daerah di Riau dengan perolehan suara 61,26 persen, dan mengungguli Joko Wi

  • 5 hari lalu

    Seorang Pelajar Di Ujungbatu, Tenggelam Di Sungai Rokan, Hingga Saat Ini Korban Belum Ditemukan

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Seorang Pelajar di Ujungbatu tenggelam di sungai Rokan saat berenang untuk menyebrangi sungai dari seberang (Desa Pematang tebih) ke Desa Durian Sebata

  • 7 hari lalu

    Sudah lama ya BBM tak Naik, Biasakan Tiap Sekejap naik, Terakhir Naik Februari 2019 dan Riau Ter-mahal

    NASIONAL, - Sudah dari bulan Februari 2019 bahan bakar minyak (BBM) tidak terjadi kenaikan harga, dan provinsi penghasil dan pengolah minyak yakni Provinsi Riau tetap jadi provi

  • 3 minggu lalu

    Polres Rohul, Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Muara Takus 2019, Diwarnai Salam Komando

    ROKAN HULU, RIAUONE.COM - Apel gelar pasukan Operasi keselamatan muara Takus tahun 2019, yang dilaksanakan di halaman Mapolres Rokan hulu, Kamis (2/5/2019), Salam Komando Antara

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.