Selasa, 04 Maret 2014 02:38:00

Sayur Daun Lebar dari Dumai Diminati di Singapore

kantor Walikota Dumai
riauone.com, - Walikota Dumai Khairul Anwar secara langsung melepas ekspor sayur daun lebar ke negara Singapura dengan jumlah mencapai 2 ton. Pelepasan itu dilaksanakan di Terminal Agro Bisnis TPI Purnama Dumai Barat, petang kemarin. 
 
Pada kesempatan itu Walikota Dumai H. Khairul Anwar memberikan apresiasi kepada PT Dumai Agro Damai Sejahtera yang mampu melakukan tindakan nyata mendukung pemerintah meningkatkan ekspor sayur daun lebar yang sudah dilaksanakan sejak awal 2013 lalu. 
 
"Saya bangga karena Dumai saat ini telah memiliki komoditas ekspor sayur berdaun lebar (Sawi) dan ini menjadi primadona sektor bisnis. Pemerintah akan mendukung budi daya sayur daun lebar dan agar Dumai dapat terus meningkatkan ekspor ke berbagai negara tetangga," ungkap Khairul Anwar. 
 
Menurut Walikota, Pemerintah kota Dumai saat ini tengah mengembangkan potensi sumber daya alam yang sifatnya musiman. Saat ini ada empat jenis sayuran daun lebar yang siap diekspor ke Malaysia dan Singapura. 
 
"Apa yang menjadi harapan pemerintah untuk menjadikan Dumai sebagai kawasan pengekspor sayur daun lebar akan segera terwujud, sehingga dapat membantu mewujudkan Visi Dumai sebagai kota jasa Pengantin (Pelabuhan, Perdagangan, Tourism dan Industri)," katanya. 
 
Dijelaskan Walikota, langkah yang telah dilakukan Pemerintah untuk memulai ekspor adalah mengembangkan pembudidayaan empat jenis sayur daun lebar jenis Sawi yang dikembangkan melalui proses Shading Net. 
 
"Daerah percontohan yang telah sukses mengembangkan sistem itu di UPT Penyuluhan Pertanian Bagan Besar dengan memanfaatkan lahan seluas 1 hektar di Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur," jelas Walikota Dumai. 
 
Dikatakannya, dari empat jenis sayuran siap ekspor, dua diantaranya Sawi jenis Endevis dan Xiao Bai Cai, dan upaya ini diharapkan menjadi embrio keberhasilan Dumai menjadi daerah pengekspor sayuran berdaun lebar. 
 
"Keberhasilan kelompok tani membudidayakan sayuran berdaun lebar agar dijadikan contoh dan panutan bagi petani lainnya. Sehingga para petani terus berusaha dan memanfaatkan SDA serta menggali seluruh potensi yang ada dalam upaya meningkatkan perekonomian," harapnya. 
 
Diterangkannya, petani mengembangkan budi daya sayur akan didukung dengan keberadaan terminal Agrobisnis untuk mengirimkan sayuran tersebut keberbagai daerah hingga keluar Negeri. 
 
"Upaya Pemerintah menjadikan terminal Agrobisnis sebagai pintu gerbang keluarnya produk pertanian berstandar ekspor perlu mendapat dukungan dari semua pihak khsuusnya para petani," harap orang nomor satu di Kota Dumai. 
 
Terakhir Walikota berpesan, selain meningkatkan kualitas produksi komoditas ekspor, kepada pengelola diharapkan mampu mengembangkan koneksitas dengan eksportir di negara tujuan sehingga dapat mengembangkan usahanya. 
 
"Untuk itu perlu disiapkan produk yang unggul sehingga memiliki daya saing di pasaran internasional, dan sebelum diekspor, pelaku usaha harus melakukan sortir dari pada barang tersebut dikembalikan lagi ke negara asal," harapnya. 
 
Direktur PT Dumai Agro Damai Sejahtera, Irhamadi mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sudah mengekspor 2 ton sayur berdaun lebar ke Singapura. Agar diterima di Singapura, lanjutnya, sebelum di ekspor sayuran tersebut sudah melewati berbagai tahapan sortir. 
 
"Perlu kita ketahui bersama, bahwa untuk mengekspor sayur ke Singapura sangat banyak persyaratannya, salah satunya sayuran harus bebas dari bahan berbahaya seperti pestisida atau pengawet lainnya, jika ditemukan maka akan dikembalikan," katanya. 
 
Maka dari itu, kata dia, untuk membudidayakan sayuran daun lebar perlu menggunakan tekhnologi Shading Net untuk menghindari sayuran terkontaminasi dengan ulat sehingga tidak perlu menggunakan bahan kimia. 
 
Turut hadiri pelepasan ekspor sayur daun lebar ke Singapura, Walikota Dumai, H. Khairul Anwar didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kota Dumai, Suriyanto dan sejumlah pengusaha di Kota Dumai. (adv/humas/pemko)

 

Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.