• Home
  • Riau Raya
  • Siak International Serindit Boat Race 2019 resmi dibuka, Siak sungai terdalam di Indonesia
Jumat, 15 November 2019 08:00:00

Siak International Serindit Boat Race 2019 resmi dibuka, Siak sungai terdalam di Indonesia

RIAU, Siak - Siak International Serindit Boat Race 2019 resmi dibuka oleh sekretaris daerah setempat, Tengku Said Hamzah dengan harapan nama sungai lokasi lomba akan semakin dikenal laksana dulunya sebagai jalur pelayaran.

"Kita berharap keberadaan Sungai Siak sebagai yang terdalam di Indonesia dengan nilai historisnya yang kuat pada masa yang lalu dapat semakin dikenal luas. Baik di tingkat nasional maupun dunia internasional," kata TS Hamzah ketika membuka iven olahraga pariwisata itu di Siak, Kamis malam (14/11/2019).

Dia menyampaikan bahwa Sungai Siak dahulunya dikenal dengan sebutan Sungai Jantan. Ini merupakan bagian dari satu kesatuan tak terpisahkan dari kawasan kota pusaka yang pernah menjadi saksi sejarah kejayaan maritim Kesultanan Siak Sri Indrapura.

Oleh karena itu, diharapkannya kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar sebagaimana telah menjadi harapan. Kepada seluruh masyarakat diminta agar bersama-sama menjadi tuan rumah yang ramah dalam pelaksanaan maupun kepada wisatawan yang sengaja datang.

Mewakili Gubernur Riau, Pelaksana Tugas Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Yoserizal mengungkapkan bahwa wilayah terdiri dari empat sungai besar. Mengalir 626 sungai kecil yang merupakan simbol Keris Melayu beberapa cabang.

"Sungai ini simbol Marwah Melayu dan menjadi ikon pariwisata. Sungai Siak ini adalah jalur perdagangan sampai ke mana-mana. Mendapat pengakuan dari dunia yang diharapkan menjadi warisan budaya dunia," ungkapnya.

Hadir juga Wakil Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Provinsi Riau, Mukhlis menyampaikan bahwa provinsi ini memiliki banyak sungai. Maka dari itu juga dayung juga menjadi andalan Provinsi Riau di tingkat nasional.

"Kami ucapkan selamat kepada Kabupaten Siak yang mengadakan acara ini dan sangat mengapresiasi. Kapanpun kami harap seluruh kabupaten juga mengadakan kegiatan seperti ini di Provinsi Riau," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pariwisata Siak, mengatakan ada 45 tim yang akan ikut berpartisipasi. Tahun ini juga diwarnai dengan datangnya tim dari luar negeri yakni dari Brunei dan Malaysia.

Kegiatan ini katanya untuk melestarikan salah satu kegiatan masyarakat yang bersifat tradisional pada zaman dahulu dan cukup sering dimainkan. Ini juga bertujuan untuk mengembalikan khazanah lama minat masyarakat terhadap perlombaan hingga naik kembali ke tingkat internasional.

"Pada kesempatan ini kami selaku panitia mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh yang hadir untuk memenuhi undangan kami. Hadir juga Kepala Dinas Pariwisata dari Tangerang," sebut Fauzi. (ant/net/*).

Share
Loading...
Berita Terkait
Komentar

Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.