• Home
  • Riau Raya
  • Tiga OPD Kembali menjadi Sasaran Bupati, untuk Memastikan Standar Pelayanan Publik sudah Baik
Kamis, 12 April 2018 21:18:00

Tiga OPD Kembali menjadi Sasaran Bupati, untuk Memastikan Standar Pelayanan Publik sudah Baik

Loading...
KUANSING,-  Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si meninjau standar kepatuhan pelayanan publik di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kamis (12/4/2018).
 
Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi sasaran Bupati, yaitu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Rumah Sakit Umum Daerah dan Dinas Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipik (Disdukcapil). Turut serta dalam Peninjauan itu, Kabag Ortal Setda Yunita Tresia SH. MH. 
 
Demikian dijelaskan Kabag Humas dan Protokoler Setda Kuansing Drs. Muradi,M.Si melalui Kasubag Informasi media cetak dan elektronik Selpi Keswita, ST MIP kepada sejumlah wartawan.
 
Bupati mengatakan, dari peninjauan yang dilakukannya terhadap ketiga OPD tersebut, masih ada dua OPD yang  progresnya masih rendah. Yaitu Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, dan Rumah Sakit Umum Daerah. Sementara Disdukcapil progresnya sudah baik.
 
" Ya saya melihat masih ada dua OPD yang masih rendah tingkat pelayanan publik nya, dinas pendidikan kepemudaan dan olah raga dan RSUD Kuansing,  sementara Disdukcapil progresnya sudah  baik," jelas Bupati.
 
Karenanya lanjut Bupati dia melakukan cross check ke OPD untuk memastikan  sudah sejauhmana progres pemenuhan standar pelayanan publik pada OPD kita, sesuai kriteria yang ditetapkan ombudsman.
 
Dari Delapan  OPD yang ditetapkan oleh Ombudsman  sebagai target peningkatan standar pelayanan publik,  Kali ini Bupati H Mursini meninjau tiga OPD, beliau mengatakan kata Selpi, agar seluruh OPD yang menjadi target pelayanan Publik, supaya segera melengkapi standar pelayanan publik, Karena masih ada waktu hingga akhir April ini.
 
Dalam kesempatan itu, kata Selpi, Kabag Ortal Setda Yunita Tresia juga menambahkan, semula Ombudsman memang telah menetapkan kepada Pemkab Kuansing untuk membenahi standar pelayanan publiknya hingga 14 April 2018, tetapi rupanya masih diberi tenggang waktu hingga akhir April 2018.
 
" Tadinya ombudsman sudah tutup tirai. Mereka sudah tidak mau berkoordinasi lagi sama kita. Karena itu yang penting kita lengkapi segala indikator yang kurang-kurang," ujar Yunita menerangkan.
 
Dia menjelaskan pihaknya dalam waktu dekat akan merencanakan kembali melakukan peninjauan terhadap OPD yang progres pelayanan publiknya masih rendah tersebut. Begitu juga terhadap OPD yang belum sempat ditinjau seperti Dinas Perhubungan. 
 
"Memang sebelum ditinjau oleh Bupati Mursini,  sebelumnya pada tanggal 12 April 2018 lalu, sudah di tinjau Wabup Kuansing. Dengan ditinjau kembali oleh Bupati Mursini harapan kita progresnya semakin baik," tutup Yunita berharap. (rls/ijk)
 
Share
Loading...
Komentar

Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.