• Home
  • Riau Raya
  • Warga Kecamatan Batang Cenaku Gelar Pengajian Akbar
Rabu, 07 Mei 2014 11:56:00

Warga Kecamatan Batang Cenaku Gelar Pengajian Akbar

ilustrasi pengajian
riaune.com, Rengat, ROC - Warga Kecamatan Batang Cenaku dan sekitarnya menggelar pengajian akbar sekaligus silaturahmi dengan Dr. KH.Sholahudin Wahid ( Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur ) Selasa (6/5) di Desa Kuala Gading Kecamatan Batang Cenaku. Kegiatan ini dalam rangka  pembangunan Pesantren Tebuireng 4 Al – Ishlah di daerah tersebut.
 
 Turut hadir Bupati H. Yopi Arianto, SE, KH. Husein Rifa’i dari Pondok Pesantren Jabalnur Sidoarjo, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng 4 KH. Mas’ud Hasan, SKPD di Inhu, Ketua MUI Inhu,  Camat se-Kabupaten Indragiri Hulu, Kepala Desa se-Kecamatan Batang Cenaku, sejumlah tokoh dan masyarakat sekitar.
 
Pengajian Akbar ini disampaikan oleh KH. Husein Rifa’i dari Pondok Pesantren Jabalnur Sidoarjo yang mengatakan bahwa mencerdaskan bangsa lewat pesantren adalah tugas yang sangat berat. Karena inti tujuan Pondok Pesantren menciptakan anak yang sholeh dan sholehah. Orang yang sholeh dan sholehah adalah orang yang bagus hatinya.  
 
Pengasuh Pesantren Tebuireng Pusat Dr. KH.Sholahudin Wahid dalam sambutannya mengatakan,  bahwa pesantren adalah lembaga pendidikan pertama di indonesia atau nusantara pada abad ke 9 yang dibawa oleh para pedagang barus yang beragama Islam. Lama kelamaan pedagang ini menikah dengan masyarakat sekitar dan melahirkan keturunan yang banyak, melalui itu lalu berrdirilah banyak surau atau kalu di jawa dinamakan pesantren.
 
 Pesantren tertua pertama kali berada di pasuruan yaitu pesantren sidogiri yang berdiri sekitar tahun 1740’an. Pendidikan awal pada saat itu adalah pendidikan Islam dan pendidikan Belanda. Jadi pada saat ini kita tidak perlu mengambil satu diantaranya namun dua-duanya dipadu-padankan.
 
Lebih jauh disampaikan, tujuan pendidikan dalam Islam sendiri adalah mendidik akhlak supaya mulia yaitu agar baik kepada orang lain, jujur, tanggung jawab, memperlakukan orang lain seperti berharap orang lain juga memperlakukan kepada kita. “Banyak dari kita beranggapan bahwa jika agamanya baik maka akhlaknya baik, namun tidak semua orang yang agamanya baik, akhlaknya juga baik,”ucapnya.
 
Menurutnya,  santri yang baik itu adalah santri yang dapat membawa ilmunya ketika ia pulang kerumah. “Semoga kita sebagai orang tua dapat mendidik santri-santri kita menjadi santri yang baik, jujur dan bertanggung jawab,”harap KH.Sholahuddin.
 
        Dalam pada itu pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng 4 KH. Mas’ud Hasan Bisri dalam sambutannya mengatakan kita sebagai manusia tidak ada yang sempurna, namun untuk menuju kesempurnaan itu yaitu kecuali lari ke jalan Allah SWT. Maka dari itu Ia  mengajak kepada para orang tua, untuk  menjadi orang tua yang sholeh dan sholehah.
     Jangan hanya anak saja yang kita tuntut untuk menjadi sholeh dan sholehah namun bagaimana kita sebgai oranng tua bisakah kita menjadi orang tua yang sholeh dan sholehah. Dengan ini insyaallah Tebuireng akan membawa anak-anak didik Tebuireng kejalan Allah, yang akan menerima ridho Allah SWT dan kepada bapak dan ibu jangan ragu karna itu adalah kewajiban. "Mudah-mudahan Tebuireng 4 diterima oleh masyarakat hingga jaya dan menjadi kota santri,"harapnya lagi.
 
                Kepala Desa Kuala Gading Wahyu Widodo dalam sambutannya mengatakan, awal berdirinya pesantren karna warga Kuala Gading begitu kuat dengan agamannya dengan dibuktikan setiap 1 bulan sekali bapak-bapak mengadakan pengajian dan setiap hari untuk ibu-ibu. Selain itu di Desa Kuala Gading telah berdiri 4 Masjid dan 8 Surau. Pondok pesantren dibuat dari dana swadaya masyarakat sebesar Rp. 13.000 diambil dari dengan membuat peraturan 1 hari larangan merokok dan tentunya tidak lepas dari bantuan serta dukungan dari pemerintah kabupaten indragiri hulu. Pengajian Akbar ini ditutup oleh do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI Inhu H. Tengku Wahab. (ari)
               
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kisah dr Zaidul Akbar, Jadi Pendakwah JSR karena Gelisah Kehalalan Obat

    KESEHATAN, - Bagi pengguna medsos, misal Instagram, akun milik dr Zaidul Akbar di @zaidulakbar mungkin sudah tidak asing. Di Instagram, akunnya memiliki 1,1 juta followers denga

  • 2 bulan lalu

    Kenapa Buah Harus dibuat Infus Water, Kenapa tidak dimakan saja?

    KESEHATAN, -  Banyak yang bertanya-tanya juga ya tentang ini. Kenapa dibuat infus water atau air nano, kenapa tidak di makan langsung? Boleh aja. Kita tetap akan dapat kand

  • 3 bulan lalu

    Lahir dari Keluarga Miskin, ini Kisah Anak Tukang Becak Raih Gelar Doktor di Usia 27 Tahun

    NASIONAL, - Lahir dari keluarga miskin, tidak membuat minder Lailatul Qomariyah, mahasiswa Institut Tekhnologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, untuk mengukir prestasi akademik

  • 4 bulan lalu

    Aparat bongkar bangunan yang dijadikan basecamp kelompok SMB

    JAMBI, Jambi - Tim Terpadu Penanganan Konflik di Jambi membongkar seluruh bangunan yang dijadikan base camp Serikat Mandiri Batanghari (SMB) pimpinan Muslim di kawasan Distrik V

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2019 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.