Selasa, 13 Maret 2018 15:30:00

Kesepakatan Tercapai, PT SMIP Bayar Hak Pekerja

Buruh. Ilustrasi.
Loading...
DUMAI- Kerja keras Disnakertrans Kota Dumai  membuahkan hasil. Hal ini dibuktikan ketika PT Sumber Mutiara Indah Perdana  (SMIP) bersedia memenuhi tuntutan dan membayar hak pekerja.  Perjanjian Bersama  juga sudah dibuat ditandatangani para pihak disaksikan anggota DPRD Kota Dumai
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai H Suwandy SH MHum menjelaskan  pihaknya merespon positif tuntutan ratusan pekerja  dengan melakukan pertemuan atara pekerja dan managemen PT SMIP disaksikan anggota DPRD Kota Dumai.
 
“Surat perjanjian bersama diatas materai sudah dibuat dan ditandatangani perwakilan, pekerja managemen PT SMIP, Disnakertrans Dumai, disaksikan angggota DPRD Kota Dumai,” kata Suwandy Selasa (13/3/18).
 
Perjanjian bersama antara pekerja dan perusahaan dikeluarkan, jelas Suwandy,  berdasarkan ketentuan pasal 13 ayat (1) UU No2 tahun 2004 tentang penyeesaian perselisihan hubungan industrial antara perusahaan  dan pihak pekerja.   
 
Ada pun kesepakatan penyelesaian hubungan industry tersebut diantaranya; perusahaan membayarkan kekurangan upah sejak Desember 2017 sampai buan Februari 2018. Kekurangan upah lembur sejak Desember tahun 2017 hingga Februari 2018 juga dibayar perusahaan.
 
Kemudian pihak persuaahan tidak akan melakukan tindakan intimidasi terhadap tenagakerja yang menuntut kasusnya serta meninjau ulang SP yang sudah dikeluarkan.
 
PT SMIP Dumai  akan mengambalikan biaya perobatan Ruslan dan Erwin Supriadi yang teah mengalami kecelakaan kerja sebagaimana yang teah dikeluarkan, perusahan juga wajib menyediakan Aalat Pelindung Diri (APD) berdasarkan UU No 1 tahun 1970 tentang K3.
 
“Poin-poin yang tertuang menyangkut hak-hak pekerja (kekurangan upah, lembur dan penyertaan BPJS)  akan dilaksanakan selama 7 hari setelah perjanjian bersama ini ditandatangani bersama,” ungkap Suwandy sembari menambahkan bahwa Perjanjian Bersama tersebut dibuat mengacu kepada ketentuan pasal 13 UU No 2 tahun 2004 tentang Penyelesian Perselisihan  Hubungan Industrial antara pihak  pekerja dan pihak pengusaha.
 
Seperti diberitakan, ratusan pekerja PT SMIP Selinsing  Kelurahan Pelintung Kecamatan  Medangkampai telah melakukan aski demo damai di kantor Disnakertrans Dumai Senin (12/3/18). Mereka mengancam akan menginap di kantor tersebut sampai permasalahan mendapat titik temu.
 
Ternyata upaya penyelesaian dan mediasi yang dilakukan Disnakrtrans Kota Dumai  membuahkan hasil. Perjanjian Bersama antara pihak pekerja dan perusahaan akhirnya dibuat, disaksikan Disnakertrans Dumai dan angggota Komisi I dan Komisi III DPRD Kota Dumai.
 
 “Alhamdulillah, perselisihan antara pekerja dan perusahaan dapat diselesaikan dengan dengan baik. Hal itu tertuang dalam perjanjian bersama ini,” timpal Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaktrans Dumai Irwan S.Sos secara terpisah. (Nly/zar).
 
 
Share
Loading...
Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    Dewan Inhil Desak Pemkab Segera Cairkan Dana Desa

    RIAUONE.COM, TEMBILAHAN - Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said mendesak Pemkab Inhil agar segera melakukan pencairan dana desa tahap 1 pada tahun 2018 ini. 
  • 4 jam lalu

    Pedagang Sayur di Pelangiran Doakan LE Terpilih Jadi Gubernur Riau

  • 4 jam lalu

    Sidak di Warung, Disdagprin Siak Temukan Cacing Dalam Kemasan Makanan

    RIAUONE.COM, SIAK-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Siak menemukan makanan tidak layak konsumsi saat melakukan Sidak di beberapa war

  • 4 jam lalu

    Bandel, Panti Pijit dan Warung Remang-remang di Pekanbaru Tetap Buka Saat Ramadan

    RIAUONE.COM, PEKANBARU - Badan Satpol PP Kota Pekanbaru melakukan penyisiran ke beberapa titik kota pada Selasa (22/5/2018). Ditemukan masih ada beberap

  • Komentar

    Copyright © 2012 - 2018 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.